'
New Image International: Colostrum Dan Laktosa

Colostrum Dan Laktosa

ColostrumMarch 02

Banyak orang mengalami gangguan pencernaan dan bagi beberapa orang, hal itu disebabkan oleh bahan-bahan yang ada dalam makanan tertentu seperti keberadaan gula dalam susu secara alami.

Gula disebut laktosa dan jika kita tidak dapat mencernanya, kita bisa mengalami beberapa gejala seperti:

    Gula disebut laktosa dan jika kita tidak dapat mencernanya, kita bisa mengalami beberapa gejala seperti:

  • Gangguan pencernaan
  • Kembung
  • Perut tidak nyaman karena banyak gas
  • Aktivitas perut yang tidak normal
  • Mual

Intoleransi laktosa disebabkan oleh kekurangan enzim laktase. Tanpa laktase, tubuh tidak bisa memecah laktosa untuk dicerna. Produksi laktase menurun ketika kita bertambah tua. Itulah sebabnya orang dewasa lebih cenderung mengalami intoleransi laktosa dibanding anak-anak.

Banyaknya kasus intoleransi laktosa di berbagai negara berbeda-beda. Di Australia dan New Zealand diperkirakan jumlahnya kurang dari 10% jumlah penduduk. Di kebanyakan negara Asia jumlahnya jauh lebih tinggi dengan statistik berkisar antara 15% sampai lebih dari 90% tergantung pada populasi tertentu yang dipelajari.

Tingkat intoleransi laktosa juga bervariasi, dengan beberapa orang mampu menelan sejumlah makanan berbasis susu dalam jumlah rendah sampai sedang dengan bahagia, sementara orang lain memiliki toleransi yang jauh lebih rendah.

Kabar baiknya adalah, colostrum secara alamiah rendah kadar laktosanya – 1 gram colostrum memiliki kurang lebih 60 mg (0,06 gram) – jadi kecil kemungkinannya itu menyebabkan gangguan pencernaan dan mungkin dapat mendukung menyehatkan pencernaan, sehingga sistem tubuh Anda bekerja dengan baik dan efisien, sebagaimana dimaksudkan.

Colostrum melakukan hal ini dengan mendukung kesehatan jaringan usus, untuk penyerapan yang efisien, pencernaan dan eliminasi secara alamiah. Colostrum dan probiotik juga dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri yang sehat dalam usus. Jumlah laktosa dalam sajian 2 gram colostrum murni lebih sedikit daripada satu sendok teh susu dalam secangkir teh Anda. Jika Anda mampu mentolerir sejumlah kecil susu atau yogurt, maka Anda cenderung mampu mentolerir asupan Colostrum yang secukupnya setiap hari.

Dianjurkan untuk mulai mengkonsumsi produk colostrum apapun dengan dosis yang rendah untuk menguji toleransi Anda, dan pelanpelan ditingkatkan jumlahnya sampai dosis penuh. Jika Anda memiliki intoleransi yang parah atau alergi tiap hari, kami menganjurkan agar Anda menghubungi tenaga medis untuk mendapat nasihat khusus tentang bagaimana menjalankan hal itu.

Keech A (2009), Peptide Immunotherapy: Colostrum: A Physician’s Reference Guide, AKS Publishing, USA.

Marks J for MedicineNet, ‘Lactose Intolerance (Lactase Deficiency)’. Accessed 31 May, 2011. http://www.medicinenet.com/lactose_intolerance/page5.html

Food Reactions, ‘Prevalence, Age and Genetics of Lactose Intolerance’. Accessed 31 May, 2011. http://www.foodreactions.org/intolerance/lactose/prevalence.html

Basilisco G, Report on study by Melnick M, ‘Could Lactose be all in Your Head?’ May 18, 2011. Available: Time Magazine Healthland

Borissenko M, ‘Lactose Intolerance, Dairy Products & Colostrum’, Institute of Colostrum Research, July 2003.

Qiao R, Hung CY, Zeng G, Vonk RJ, Li L, Ye S, ‘Study on the lowest acceptable intake of cow’s milk for healthy adults’, Wei Sheng Yan Jiu (Journal of Hygiene Research), 2006 Nov;35(6):747-9.

Recent Articles

  • The History of Colostrum

    Weight management

  • What to eat for Keto success

    Weight management

  • 10 Tips to succeed on Keto

    Weight management

  • Festive Season

    Weight management

  • Get Started on Keto

    Colostrum

  • Apakah Stem Cell Itu?

    Colostrum

  • Why you should choose a Ketogenic Diet

    Weight management